{"id":12471,"date":"2026-03-06T11:15:20","date_gmt":"2026-03-06T04:15:20","guid":{"rendered":"https:\/\/instaglam.clinic\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/"},"modified":"2026-03-06T11:15:20","modified_gmt":"2026-03-06T04:15:20","slug":"memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/","title":{"rendered":"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit"},"content":{"rendered":"<h2>Apa yang Dimaksud dengan Dermatologi?<\/h2>\n<p>Dermatologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari dan menangani masalah kesehatan kulit, rambut, kuku, dan jaringan di sekitarnya. Bidang ini mencakup diagnosis, pengobatan, dan pencegahan berbagai kondisi yang memengaruhi organ tubuh terluar manusia.<\/p>\n<h3>Sejarah Perkembangan Dermatologi<\/h3>\n<p>Ilmu dermatologi telah mengalami evolusi yang signifikan sejak zaman kuno. Awalnya, perawatan kulit lebih bersifat kosmetik, namun seiring waktu berkembang menjadi disiplin medis yang kompleks dengan berbagai subspesialisasi.<\/p>\n<h2>Dermatologist adalah Dokter Apa?<\/h2>\n<p>Dokter spesialis kulit atau dermatolog adalah dokter yang berspesialisasi pada masalah yang memengaruhi kulit, rambut, dan kuku. Baik itu ruam, kerutan, psoriasis, hingga melanoma, atau masalah kulit lainnya. Dokter spesialis kulit juga bisa mendiagnosis interaksi antara kulit dan bagian tubuh lainnya.<\/p>\n<h3>Peran Dokter Spesialis Kulit<\/h3>\n<p>Dermatolog tidak hanya menangani masalah estetika, tetapi juga kondisi medis serius. Mereka melakukan biopsi, mengidentifikasi kanker kulit, dan mengelola penyakit autoimun yang memengaruhi kulit.<\/p>\n<h2>Dermatology Penyakit Apa?<\/h2>\n<p>Dermatologi mencakup beragam masalah yang berkaitan dengan kesehatan kulit, baik itu gangguan atau penyakit pada kulit, kelamin, maupun jaringan lunak lainnya yang melibatkan tubuh luar.<\/p>\n<h3>Jenis Penyakit Kulit yang Umum<\/h3>\n<p>Beberapa kondisi yang ditangani dermatolog meliputi jerawat, eksim, psoriasis, rosacea, infeksi jamur, dan kanker kulit. Setiap kondisi memerlukan pendekatan diagnostik dan terapeutik yang berbeda.<\/p>\n<h2>Perbedaan Dermatologi dan Venereologi<\/h2>\n<p>Dermatologi dan venereologi adalah dua cabang kedokteran dengan fokus yang berbeda. Dermatologi lebih luas mencakup semua aspek kesehatan kulit, sementara venereologi khusus menangani penyakit menular seksual.<\/p>\n<h3>Keterkaitan Kedua Bidang<\/h3>\n<p>Meskipun berbeda, kedua spesialisasi ini sering digabungkan karena banyak penyakit kulit yang juga bersifat menular. Dokter yang ahli di kedua bidang disebut dermatovenerolog.<\/p>\n<h2>Pendidikan dan Pelatihan Spesialis<\/h2>\n<p>Menjadi dokter spesialis dermatologi dan venereologi memerlukan pendidikan yang panjang. Setelah lulus pendidikan dokter umum, dokter harus menempuh program spesialisasi selama beberapa tahun.<\/p>\n<h3>Kompetensi yang Dibutuhkan<\/h3>\n<p>Spesialis dermatologi harus menguasai berbagai teknik, mulai dari pemeriksaan klinis hingga prosedur bedah minor. Mereka juga perlu terus mengikuti perkembangan terkini dalam bidang ini.<\/p>\n<h2>Perkembangan Terkini dalam Dermatologi<\/h2>\n<p>Ilmu dermatologi terus berkembang dengan teknologi baru. Mulai dari terapi laser, pengobatan biologis, hingga teknik kosmetik canggih yang semakin populer.<\/p>\n<h3>Tren Perawatan Kulit Modern<\/h3>\n<p>Perawatan kulit saat ini tidak hanya fokus pada pengobatan penyakit, tetapi juga pada pencegahan dan peningkatan estetika. Hal ini mendorong perkembangan dermatologi estetika.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dermatologi dan venereologi adalah bidang kedokteran yang vital dalam menjaga kesehatan kulit manusia. Dengan terus berkembangnya ilmu pengetahuan, kedua spesialisasi ini akan terus memberikan kontribusi penting bagi kesehatan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memahami perbedaan dermatologi dan venereologi serta peran dokter spesialis kulit dalam menangani berbagai masalah kesehatan kulit dan kelamin<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":12470,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-12471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit - Instaglam Klinik Artikel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memahami perbedaan dermatologi dan venereologi serta peran dokter spesialis kulit dalam menangani berbagai masalah kesehatan kulit dan kelamin\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit - Instaglam Klinik Artikel\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memahami perbedaan dermatologi dan venereologi serta peran dokter spesialis kulit dalam menangani berbagai masalah kesehatan kulit dan kelamin\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Instaglam Klinik Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-06T04:15:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"589\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"dr. Instaglam\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"dr. Instaglam\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"dr. Instaglam\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c10176f20f911dbf818dc01e44906b4\"},\"headline\":\"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit\",\"datePublished\":\"2026-03-06T04:15:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/\"},\"wordCount\":398,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg\",\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/\",\"name\":\"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit - Instaglam Klinik Artikel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-06T04:15:20+00:00\",\"description\":\"Memahami perbedaan dermatologi dan venereologi serta peran dokter spesialis kulit dalam menangani berbagai masalah kesehatan kulit dan kelamin\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg\",\"width\":1080,\"height\":589},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"width\":847,\"height\":294,\"caption\":\"Instaglam Klinik Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c10176f20f911dbf818dc01e44906b4\",\"name\":\"dr. Instaglam\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"dr. Instaglam\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/author\\\/afdal\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit - Instaglam Klinik Artikel","description":"Memahami perbedaan dermatologi dan venereologi serta peran dokter spesialis kulit dalam menangani berbagai masalah kesehatan kulit dan kelamin","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit - Instaglam Klinik Artikel","og_description":"Memahami perbedaan dermatologi dan venereologi serta peran dokter spesialis kulit dalam menangani berbagai masalah kesehatan kulit dan kelamin","og_url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/","og_site_name":"Instaglam Klinik Artikel","article_published_time":"2026-03-06T04:15:20+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":589,"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"dr. Instaglam","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"dr. Instaglam","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/"},"author":{"name":"dr. Instaglam","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/3c10176f20f911dbf818dc01e44906b4"},"headline":"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit","datePublished":"2026-03-06T04:15:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/"},"wordCount":398,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg","articleSection":["Blog"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/","name":"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit - Instaglam Klinik Artikel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg","datePublished":"2026-03-06T04:15:20+00:00","description":"Memahami perbedaan dermatologi dan venereologi serta peran dokter spesialis kulit dalam menangani berbagai masalah kesehatan kulit dan kelamin","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/#primaryimage","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Memahami-Dermatologi-dan-Venereologi-dalam-Ilmu-Kesehatan-Kulit.jpg","width":1080,"height":589},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/memahami-dermatologi-dan-venereologi-dalam-ilmu-kesehatan-kulit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Dermatologi dan Venereologi dalam Ilmu Kesehatan Kulit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","name":"Instaglam Klinik Artikel","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization","name":"Instaglam Klinik Artikel","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","width":847,"height":294,"caption":"Instaglam Klinik Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/3c10176f20f911dbf818dc01e44906b4","name":"dr. Instaglam","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g","caption":"dr. Instaglam"},"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/author\/afdal\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}