{"id":13074,"date":"2026-09-06T10:36:52","date_gmt":"2026-09-06T03:36:52","guid":{"rendered":"https:\/\/instaglam.clinic\/?p=13074"},"modified":"2026-08-27T10:39:01","modified_gmt":"2026-08-27T03:39:01","slug":"operasi-kelopak-mata-turun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/","title":{"rendered":"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebab yang Perlu Dinilai"},"content":{"rendered":"<p><strong>Operasi kelopak mata turun<\/strong> tidak selalu berarti blepharoplasty biasa. Kelopak yang tampak turun dapat disebabkan oleh kulit berlebih, posisi alis, kelemahan otot pengangkat kelopak, atau kondisi lain. Karena penyebabnya berbeda, jenis tindakan yang dibutuhkan juga dapat berbeda.<\/p>\n<p>Istilah ptosis sering digunakan ketika tepi kelopak atas berada lebih rendah karena masalah pada struktur pengangkat kelopak. Sementara itu, kulit berlebih pada kelopak dapat membuat mata terlihat berat tanpa selalu berarti ptosis. Evaluasi dokter diperlukan untuk membedakan keduanya.<\/p>\n<h2>Mengapa Kelopak Mata Bisa Tampak Turun<\/h2>\n<p>Perubahan kelopak dapat terjadi karena usia, faktor genetik, kelemahan otot, riwayat operasi, penggunaan lensa kontak dalam jangka panjang pada sebagian orang, atau gangguan saraf tertentu. Pada sebagian pasien, posisi alis yang turun juga membuat area kelopak terlihat lebih berat.<\/p>\n<p>Karena itu, penilaian tidak boleh hanya berdasarkan foto. Pemeriksaan langsung membantu menentukan struktur mana yang paling berperan.<\/p>\n<h2>Perbedaan Ptosis dan Kulit Kelopak Berlebih<\/h2>\n<p>Ptosis berkaitan dengan posisi tepi kelopak yang turun, sedangkan kulit berlebih berkaitan dengan lipatan kulit yang menumpuk. Keduanya dapat muncul bersamaan, tetapi pendekatan operasinya tidak selalu sama.<\/p>\n<p>Artikel <a href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/?p=13058\">operasi kelopak mata atas<\/a> membahas upper blepharoplasty untuk kulit dan jaringan kelopak atas. Pada ptosis, dokter perlu menilai fungsi otot pengangkat kelopak dan faktor lain sebelum menentukan tindakan.<\/p>\n<h2>Kapan Operasi Bisa Dipertimbangkan<\/h2>\n<p>Operasi dapat dipertimbangkan bila kelopak turun mengganggu tampilan, terasa berat, atau pada kondisi tertentu memengaruhi lapang pandang. Namun, keputusan sebaiknya dibuat setelah penyebab diketahui.<\/p>\n<p>Keluhan yang muncul mendadak, disertai penglihatan ganda, kelemahan wajah, sakit kepala berat, atau gejala saraf lain perlu mendapat evaluasi medis segera, bukan langsung dianggap sebagai masalah estetika.<\/p>\n<h2>Apa yang Dinilai Saat Konsultasi<\/h2>\n<p>Dokter dapat menilai tinggi kelopak, simetri, kekuatan otot, posisi alis, jumlah kulit, kondisi mata kering, serta riwayat kesehatan. Foto dokumentasi dapat digunakan untuk membandingkan kondisi sebelum dan setelah tindakan.<\/p>\n<p>Riwayat penyakit tiroid, gangguan saraf, operasi mata, penggunaan obat pengencer darah, serta kondisi medis lain perlu disampaikan.<\/p>\n<h2>Jenis Operasi Tidak Sama untuk Semua Pasien<\/h2>\n<p>Pada kulit berlebih, upper blepharoplasty dapat menjadi salah satu opsi. Pada ptosis, tindakan dapat melibatkan penyesuaian struktur pengangkat kelopak sesuai evaluasi dokter. Teknik yang digunakan bergantung pada fungsi otot, tingkat penurunan, dan kondisi pasien.<\/p>\n<p>Karena area mata berkaitan dengan fungsi penglihatan, perencanaan harus mempertimbangkan estetika sekaligus kemampuan kelopak menutup dan melindungi mata.<\/p>\n<h2>Masa Pemulihan Setelah Operasi<\/h2>\n<p>Bengkak, memar, rasa tegang, dan mata terasa kering dapat terjadi setelah tindakan. Bentuk kelopak pada hari pertama bukan hasil akhir karena jaringan masih mengalami pembengkakan.<\/p>\n<p>Pasien mungkin perlu membatasi aktivitas berat, penggunaan makeup, dan kebiasaan menggosok mata. Kontrol diperlukan untuk menilai penyembuhan dan posisi kelopak.<\/p>\n<h2>Risiko Operasi Kelopak Mata Turun<\/h2>\n<p>Risiko dapat mencakup perdarahan, infeksi, asimetri, mata kering, bekas luka, posisi kelopak terlalu tinggi atau masih terlalu rendah, kesulitan menutup mata, serta kebutuhan koreksi lanjutan.<\/p>\n<p>Segera cari pertolongan medis bila terjadi penurunan penglihatan mendadak, nyeri hebat, perdarahan yang tidak berhenti, atau pembengkakan cepat yang tidak biasa.<\/p>\n<h2>Apakah Hasil Operasi Permanen<\/h2>\n<p>Hasil dapat bertahan lama pada sebagian pasien, tetapi proses penuaan dan perubahan jaringan tetap berjalan. Kondisi tertentu juga dapat memengaruhi posisi kelopak di kemudian hari.<\/p>\n<p>Karena itu, hasil tidak dapat dijanjikan permanen atau identik pada semua orang.<\/p>\n<h2>FAQ Operasi Kelopak Mata Turun<\/h2>\n<h3>Apakah kelopak turun selalu perlu operasi<\/h3>\n<p>Tidak. Penyebab perlu dievaluasi terlebih dahulu dan sebagian kondisi mungkin membutuhkan penanganan lain.<\/p>\n<h3>Apakah ptosis sama dengan mata sayu<\/h3>\n<p>Tidak selalu. Mata tampak sayu dapat dipengaruhi kulit, alis, struktur wajah, atau ptosis.<\/p>\n<h3>Apakah operasi bisa memperbaiki penglihatan<\/h3>\n<p>Pada kondisi tertentu, kelopak yang turun dapat mengganggu lapang pandang. Pemeriksaan diperlukan untuk menilai kaitannya.<\/p>\n<h3>Berapa lama bengkak setelah operasi<\/h3>\n<p>Durasi berbeda pada setiap pasien. Bengkak biasanya berangsur membaik, tetapi sisa pembengkakan dapat bertahan lebih lama.<\/p>\n<h3>Apakah bekas luka terlihat<\/h3>\n<p>Bekas sayatan merupakan bagian dari proses penyembuhan. Lokasi sayatan direncanakan agar lebih tersamar, tetapi hasil bekas luka berbeda pada setiap orang.<\/p>\n<h2>Waktu yang Tepat Melakukan Konsultasi<\/h2>\n<p>Kelopak mata turun perlu dinilai berdasarkan penyebabnya, bukan hanya tampilan. Konsultasi di Instaglam Clinic dapat membantu mengevaluasi kondisi kelopak dan menentukan apakah upper blepharoplasty, tindakan lain, atau pemeriksaan tambahan lebih sesuai.<\/p>\n<p>Hasil dapat berbeda pada setiap pasien dan keputusan operasi sebaiknya dibuat setelah pemeriksaan dokter.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Operasi kelopak mata turun perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Kenali perbedaan ptosis dan kulit berlebih, evaluasi, risiko, serta masa pemulihan.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13080,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[208],"tags":[305,307,306,320,321],"class_list":["post-13074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eye-treatment","tag-blepharoplasty","tag-eye-treatment","tag-kelopak-mata","tag-operasi-kelopak-mata-turun","tag-ptosis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebabnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari operasi kelopak mata turun, perbedaan ptosis dan kulit berlebih, evaluasi, risiko, pemulihan, dan pentingnya pemeriksaan dokter.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebabnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari operasi kelopak mata turun, perbedaan ptosis dan kulit berlebih, evaluasi, risiko, pemulihan, dan pentingnya pemeriksaan dokter.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Instaglam Klinik Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-06T03:36:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ahmad Salim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ahmad Salim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ahmad Salim\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5a71e8a0baf62ca3ee460f2d4f568278\"},\"headline\":\"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebab yang Perlu Dinilai\",\"datePublished\":\"2026-09-06T03:36:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/\"},\"wordCount\":673,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp\",\"keywords\":[\"Blepharoplasty\",\"Eye Treatment\",\"Kelopak Mata\",\"Operasi Kelopak Mata Turun\",\"Ptosis\"],\"articleSection\":[\"Eye Treatment\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/\",\"name\":\"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebabnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-06T03:36:52+00:00\",\"description\":\"Pelajari operasi kelopak mata turun, perbedaan ptosis dan kulit berlebih, evaluasi, risiko, pemulihan, dan pentingnya pemeriksaan dokter.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp\",\"width\":1200,\"height\":675},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/operasi-kelopak-mata-turun\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebab yang Perlu Dinilai\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"width\":847,\"height\":294,\"caption\":\"Instaglam Klinik Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5a71e8a0baf62ca3ee460f2d4f568278\",\"name\":\"Ahmad Salim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/639e3e3ed339265001a9610eaa5fa1f30b9e39ee3546d9ac22cbe939c615868e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/639e3e3ed339265001a9610eaa5fa1f30b9e39ee3546d9ac22cbe939c615868e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/639e3e3ed339265001a9610eaa5fa1f30b9e39ee3546d9ac22cbe939c615868e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ahmad Salim\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/www.ahmadsalimm.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/author\\\/ahmadsalimm\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebabnya","description":"Pelajari operasi kelopak mata turun, perbedaan ptosis dan kulit berlebih, evaluasi, risiko, pemulihan, dan pentingnya pemeriksaan dokter.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebabnya","og_description":"Pelajari operasi kelopak mata turun, perbedaan ptosis dan kulit berlebih, evaluasi, risiko, pemulihan, dan pentingnya pemeriksaan dokter.","og_url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/","og_site_name":"Instaglam Klinik Artikel","article_published_time":"2026-09-06T03:36:52+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Ahmad Salim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ahmad Salim","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/"},"author":{"name":"Ahmad Salim","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/5a71e8a0baf62ca3ee460f2d4f568278"},"headline":"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebab yang Perlu Dinilai","datePublished":"2026-09-06T03:36:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/"},"wordCount":673,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp","keywords":["Blepharoplasty","Eye Treatment","Kelopak Mata","Operasi Kelopak Mata Turun","Ptosis"],"articleSection":["Eye Treatment"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/","name":"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebabnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp","datePublished":"2026-09-06T03:36:52+00:00","description":"Pelajari operasi kelopak mata turun, perbedaan ptosis dan kulit berlebih, evaluasi, risiko, pemulihan, dan pentingnya pemeriksaan dokter.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/#primaryimage","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/13-operasi-kelopak-mata-turun.webp","width":1200,"height":675},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/operasi-kelopak-mata-turun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Operasi Kelopak Mata Turun dan Penyebab yang Perlu Dinilai"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","name":"Instaglam Klinik Artikel","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization","name":"Instaglam Klinik Artikel","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","width":847,"height":294,"caption":"Instaglam Klinik Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/5a71e8a0baf62ca3ee460f2d4f568278","name":"Ahmad Salim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/639e3e3ed339265001a9610eaa5fa1f30b9e39ee3546d9ac22cbe939c615868e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/639e3e3ed339265001a9610eaa5fa1f30b9e39ee3546d9ac22cbe939c615868e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/639e3e3ed339265001a9610eaa5fa1f30b9e39ee3546d9ac22cbe939c615868e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ahmad Salim"},"sameAs":["http:\/\/www.ahmadsalimm.com"],"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/author\/ahmadsalimm\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13074"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13074\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13144,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13074\/revisions\/13144"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}