{"id":13093,"date":"2026-09-29T10:37:27","date_gmt":"2026-09-29T03:37:27","guid":{"rendered":"https:\/\/instaglam.clinic\/?p=13093"},"modified":"2026-10-09T13:56:33","modified_gmt":"2026-10-09T06:56:33","slug":"blepharoplasty-recovery","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/","title":{"rendered":"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Blepharoplasty recovery<\/strong> berlangsung secara bertahap dan tidak sama pada setiap pasien. Setelah operasi kelopak mata, bengkak, memar, rasa tegang, mata terasa lebih kering, dan sensitivitas sementara dapat terjadi. Waktu pemulihan dipengaruhi oleh jenis tindakan, area yang dioperasi, teknik, kondisi kesehatan, serta respons tubuh terhadap penyembuhan.<\/p>\n<p>Penting memahami bahwa tampilan beberapa hari pertama bukan hasil akhir. Jaringan membutuhkan waktu untuk pulih, bekas luka mengalami proses pematangan, dan simetri dapat berubah seiring bengkak berkurang.<\/p>\n<h2>Apa yang Terjadi pada Hari-Hari Pertama<\/h2>\n<p>Pada fase awal, bengkak dan memar biasanya paling terlihat. Kelopak dapat terasa berat, tegang, atau sensitif. Sebagian pasien juga mengalami mata berair atau kering.<\/p>\n<p>Dokter dapat memberikan instruksi mengenai kompres, obat, posisi tidur, dan perawatan luka. Pasien sebaiknya mengikuti arahan tersebut karena teknik operasi dan kondisi individu dapat berbeda.<\/p>\n<h2>Minggu Pertama Blepharoplasty Recovery<\/h2>\n<p>Dalam minggu pertama, pembengkakan mulai berangsur turun pada banyak pasien, meski belum hilang sepenuhnya. Memar dapat berubah warna sebelum perlahan memudar.<\/p>\n<p>Aktivitas yang meningkatkan tekanan, membungkuk berlebihan, olahraga berat, atau menggosok mata biasanya perlu dibatasi. Waktu kembali bekerja bergantung pada jenis pekerjaan dan tampilan bengkak.<\/p>\n<h2>Kapan Jahitan Dilepas<\/h2>\n<p>Jadwal pelepasan jahitan bergantung pada teknik dan jenis benang yang digunakan. Pada sebagian prosedur, jahitan perlu dilepas saat kontrol, sedangkan pada prosedur lain dapat digunakan benang yang berbeda.<\/p>\n<p>Jangan menarik atau memotong benang sendiri. Kontrol diperlukan agar dokter dapat menilai luka dan proses penyembuhan.<\/p>\n<h2>Kapan Bengkak dan Memar Berkurang<\/h2>\n<p>Bengkak dan memar biasanya berkurang bertahap. Sebagian sisa pembengkakan ringan dapat bertahan lebih lama, terutama pada pagi hari atau setelah aktivitas tertentu.<\/p>\n<p>Perbedaan antara sisi kanan dan kiri pada fase awal juga dapat terjadi karena tingkat bengkak tidak selalu simetris. Penilaian hasil sebaiknya tidak dilakukan terlalu cepat.<\/p>\n<h2>Bagaimana Merawat Luka Setelah Blepharoplasty<\/h2>\n<p>Ikuti instruksi klinik mengenai kebersihan luka, salep, obat tetes, atau produk lain yang direkomendasikan. Hindari penggunaan skincare aktif terlalu dekat dengan area sayatan tanpa arahan dokter.<\/p>\n<p>Jangan menggosok atau mengelupas kerak. Proteksi matahari juga penting karena paparan ultraviolet dapat memengaruhi tampilan bekas luka.<\/p>\n<h2>Kapan Bisa Menggunakan Makeup<\/h2>\n<p>Makeup sebaiknya digunakan setelah luka cukup pulih dan dokter menilai aman. Menggunakan produk terlalu dini dapat meningkatkan iritasi atau kontaminasi pada area yang masih sensitif.<\/p>\n<p>Gunakan produk yang bersih dan hindari tekanan berlebihan saat membersihkan makeup.<\/p>\n<h2>Kapan Bisa Berolahraga<\/h2>\n<p>Aktivitas ringan dapat kembali dilakukan sesuai kondisi, tetapi olahraga berat biasanya perlu ditunda pada fase awal. Aktivitas yang meningkatkan tekanan darah dapat memperbesar risiko bengkak atau perdarahan.<\/p>\n<p>Waktu kembali olahraga sebaiknya mengikuti instruksi dokter, bukan hanya berdasarkan rasa sudah membaik.<\/p>\n<h2>Apakah Bekas Luka Akan Hilang<\/h2>\n<p>Bekas sayatan merupakan bagian dari operasi. Pada upper blepharoplasty, sayatan biasanya direncanakan mengikuti lipatan kelopak agar lebih tersamar. Pada lower blepharoplasty, lokasi sayatan dapat berbeda sesuai teknik.<\/p>\n<p>Bekas luka biasanya berubah seiring waktu, tetapi hasil tidak sama pada setiap orang. Faktor genetik, paparan matahari, kebiasaan merokok, dan perawatan luka dapat memengaruhi prosesnya.<\/p>\n<h2>Kapan Hasil Blepharoplasty Mulai Terlihat<\/h2>\n<p>Perubahan awal mulai terlihat setelah bengkak berkurang, tetapi hasil akhir membutuhkan waktu lebih lama. Jaringan masih mengalami remodeling dan bekas luka terus berubah.<\/p>\n<p>Pasien sebaiknya menggunakan foto dokumentasi pada waktu yang konsisten untuk membandingkan perubahan, bukan menilai hanya dari hari ke hari.<\/p>\n<h2>Risiko yang Perlu Dipantau Selama Recovery<\/h2>\n<p>Segera hubungi dokter bila muncul penurunan penglihatan mendadak, nyeri berat, perdarahan yang tidak berhenti, pembengkakan cepat, demam, atau tanda infeksi.<\/p>\n<p>Mata yang sangat kering, sulit menutup sempurna, atau perubahan posisi kelopak juga perlu dievaluasi. Komplikasi tidak terjadi pada semua pasien, tetapi penting mengetahui tanda yang memerlukan perhatian.<\/p>\n<h2>FAQ Blepharoplasty Recovery<\/h2>\n<h3>Berapa lama recovery blepharoplasty<\/h3>\n<p>Masa pemulihan berbeda pada setiap pasien. Bengkak dan memar biasanya membaik bertahap, sedangkan hasil akhir membutuhkan waktu lebih lama.<\/p>\n<h3>Kapan bisa bekerja lagi<\/h3>\n<p>Tergantung jenis pekerjaan, tingkat bengkak, dan kondisi pasien.<\/p>\n<h3>Apakah boleh tidur miring<\/h3>\n<p>Pada fase awal dokter dapat menyarankan posisi tertentu untuk membantu mengurangi bengkak dan melindungi area operasi.<\/p>\n<h3>Apakah boleh memakai skincare<\/h3>\n<p>Skincare di sekitar luka perlu disesuaikan. Hindari bahan aktif tanpa arahan dokter.<\/p>\n<h3>Kapan hasil akhir terlihat<\/h3>\n<p>Hasil berkembang seiring bengkak berkurang dan jaringan sembuh. Evaluasi akhir biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan.<\/p>\n<h2>Kontrol Blepharoplasty di Instaglam Clinic<\/h2>\n<p>Blepharoplasty recovery membutuhkan kesabaran dan perawatan yang sesuai. Kontrol membantu dokter menilai luka, bengkak, posisi kelopak, dan proses penyembuhan.<\/p>\n<p>Konsultasi di Instaglam Clinic dapat membantu menjelaskan tahapan pemulihan berdasarkan prosedur yang dilakukan. Hasil dan waktu recovery dapat berbeda pada setiap pasien.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Blepharoplasty recovery berlangsung bertahap. Pelajari bengkak, memar, perawatan luka, aktivitas yang perlu dibatasi, dan kapan perlu menghubungi dokter.<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":13103,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[208],"tags":[305,333,307,334,335],"class_list":["post-13093","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eye-treatment","tag-blepharoplasty","tag-blepharoplasty-recovery","tag-eye-treatment","tag-operasi-kelopak-mata","tag-pemulihan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari blepharoplasty recovery, bengkak, memar, perawatan luka, aktivitas yang perlu dibatasi, dan tanda yang perlu segera diperiksa.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari blepharoplasty recovery, bengkak, memar, perawatan luka, aktivitas yang perlu dibatasi, dan tanda yang perlu segera diperiksa.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Instaglam Klinik Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-29T03:37:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-09T06:56:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/22-blepharoplasty-recovery.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"dr. Instaglam\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"dr. Instaglam\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"dr. Instaglam\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c10176f20f911dbf818dc01e44906b4\"},\"headline\":\"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya\",\"datePublished\":\"2026-09-29T03:37:27+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-09T06:56:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/\"},\"wordCount\":709,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/22-blepharoplasty-recovery.webp\",\"keywords\":[\"Blepharoplasty\",\"Blepharoplasty Recovery\",\"Eye Treatment\",\"Operasi Kelopak Mata\",\"Pemulihan\"],\"articleSection\":[\"Eye Treatment\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/\",\"name\":\"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/22-blepharoplasty-recovery.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-29T03:37:27+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-09T06:56:33+00:00\",\"description\":\"Pelajari blepharoplasty recovery, bengkak, memar, perawatan luka, aktivitas yang perlu dibatasi, dan tanda yang perlu segera diperiksa.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/22-blepharoplasty-recovery.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/22-blepharoplasty-recovery.webp\",\"width\":1200,\"height\":675},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/blepharoplasty-recovery\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"width\":847,\"height\":294,\"caption\":\"Instaglam Klinik Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3c10176f20f911dbf818dc01e44906b4\",\"name\":\"dr. Instaglam\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"dr. Instaglam\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/author\\\/afdal\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya","description":"Pelajari blepharoplasty recovery, bengkak, memar, perawatan luka, aktivitas yang perlu dibatasi, dan tanda yang perlu segera diperiksa.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya","og_description":"Pelajari blepharoplasty recovery, bengkak, memar, perawatan luka, aktivitas yang perlu dibatasi, dan tanda yang perlu segera diperiksa.","og_url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/","og_site_name":"Instaglam Klinik Artikel","article_published_time":"2026-09-29T03:37:27+00:00","article_modified_time":"2026-10-09T06:56:33+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/22-blepharoplasty-recovery.webp","type":"image\/webp"}],"author":"dr. Instaglam","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"dr. Instaglam","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/"},"author":{"name":"dr. Instaglam","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/3c10176f20f911dbf818dc01e44906b4"},"headline":"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya","datePublished":"2026-09-29T03:37:27+00:00","dateModified":"2026-10-09T06:56:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/"},"wordCount":709,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/22-blepharoplasty-recovery.webp","keywords":["Blepharoplasty","Blepharoplasty Recovery","Eye Treatment","Operasi Kelopak Mata","Pemulihan"],"articleSection":["Eye Treatment"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/","name":"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/22-blepharoplasty-recovery.webp","datePublished":"2026-09-29T03:37:27+00:00","dateModified":"2026-10-09T06:56:33+00:00","description":"Pelajari blepharoplasty recovery, bengkak, memar, perawatan luka, aktivitas yang perlu dibatasi, dan tanda yang perlu segera diperiksa.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/#primaryimage","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/22-blepharoplasty-recovery.webp","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/22-blepharoplasty-recovery.webp","width":1200,"height":675},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/blepharoplasty-recovery\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blepharoplasty Recovery dan Tahapan Pemulihannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","name":"Instaglam Klinik Artikel","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization","name":"Instaglam Klinik Artikel","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","width":847,"height":294,"caption":"Instaglam Klinik Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/3c10176f20f911dbf818dc01e44906b4","name":"dr. Instaglam","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b31ca9edd54a0aa09b823731aabd7e47d81050df2b53d527d6ecadf8943cab30?s=96&d=mm&r=g","caption":"dr. Instaglam"},"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/author\/afdal\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13093","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13093"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13093\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13170,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13093\/revisions\/13170"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13093"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13093"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13093"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}