{"id":9264,"date":"2024-08-21T20:13:04","date_gmt":"2024-08-21T13:13:04","guid":{"rendered":"https:\/\/instaglam.clinic\/?p=9264"},"modified":"2024-08-21T20:13:06","modified_gmt":"2024-08-21T13:13:06","slug":"wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/","title":{"rendered":"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temulawak dikenal memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan kulit, namun tak jarang pengguna mengeluhkan wajah menjadi berkeringat setelah menggunakan krim yang mengandung bahan ini. Lantas, apa sebenarnya penyebabnya? Mari kita ulas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Mengapa Wajah Berkeringat Setelah Menggunakan Krim Temulawak?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab wajah berkeringat setelah menggunakan krim temulawak antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Reaksi Alami Kulit:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Peningkatan Sirkulasi:<\/strong> Kandungan kurkumin dalam temulawak dapat meningkatkan sirkulasi darah di kulit. Peningkatan aliran darah ini bisa memicu produksi keringat lebih banyak sebagai respons alami tubuh.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Proses Regenerasi Kulit:<\/strong> Temulawak juga memiliki sifat eksfoliasi yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati. Proses regenerasi kulit ini bisa memicu peningkatan suhu kulit dan produksi keringat.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Iritasi Kulit:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Alergi:<\/strong> Beberapa orang mungkin alergi terhadap kandungan tertentu dalam krim temulawak. Reaksi alergi ini bisa memicu peradangan kulit dan peningkatan suhu, sehingga menyebabkan wajah berkeringat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kulit Sensitif:<\/strong> Jika kulit Anda sensitif, penggunaan krim temulawak yang terlalu sering atau dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan iritasi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kandungan Lain dalam Krim:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Bahan Tambahan:<\/strong> Selain temulawak, krim wajah biasanya mengandung bahan tambahan seperti pengawet, pewangi, atau bahan aktif lainnya. Bahan-bahan ini bisa berinteraksi dengan kulit Anda dan memicu produksi keringat.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kondisi Lingkungan:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Suhu dan Kelembaban:<\/strong> Suhu lingkungan yang panas dan lembap dapat memperparah kondisi kulit yang berkeringat.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga : <a href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/ini-dia-penyebab-utama-munculnya-jerawat\/\">Ini Dia Penyebab Utama Munculnya Jerawat<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Apa yang Harus Dilakukan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda mengalami wajah berkeringat setelah menggunakan krim temulawak, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Hentikan Penggunaan:<\/strong> Segera hentikan penggunaan krim temulawak jika kondisi kulit Anda semakin memburuk.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Konsultasi dengan Dokter Kulit:<\/strong> Jika masalah berkeringat tidak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pilih Produk yang Lebih Ringan:<\/strong> Jika ingin tetap menggunakan produk berbahan dasar temulawak, pilihlah produk dengan konsentrasi yang lebih rendah atau formula yang lebih ringan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lakukan Tes Alergi:<\/strong> Jika Anda mencurigai adanya alergi, lakukan tes alergi untuk mengetahui bahan apa yang memicu reaksi alergi pada kulit Anda.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jaga Kelembapan Kulit:<\/strong> Gunakan pelembap yang ringan untuk menjaga kulit tetap lembap dan terhidrasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Kapan Harus Khawatir?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda perlu segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala-gejala berikut setelah menggunakan krim temulawak:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ruam kulit:<\/strong> Ruam merah, gatal, atau bengkak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nyeri:<\/strong> Rasa terbakar atau perih pada kulit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bengkak:<\/strong> Wajah atau bagian tubuh lainnya menjadi bengkak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sulit bernapas:<\/strong> Sesak napas atau kesulitan menelan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga : <a href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/mengapa-dahi-terasa-dingin-cari-tahu-penyebabnya-di-sini\/\">Mengapa Dahi Terasa Dingin? Cari Tahu Penyebabnya di Sini<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wajah berkeringat setelah menggunakan krim temulawak bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari reaksi alami kulit hingga alergi. Jika kondisi ini mengganggu Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Temulawak dikenal memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan kulit, namun tak jarang pengguna mengeluhkan wajah menjadi berkeringat setelah menggunakan krim yang mengandung bahan ini. Lantas,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9265,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9264","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Wajah berkeringat setelah pakai krim temulawak? Bukan cuma kamu! Cari tahu penyebabnya dan cara mengatasinya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Wajah berkeringat setelah pakai krim temulawak? Bukan cuma kamu! Cari tahu penyebabnya dan cara mengatasinya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Instaglam Klinik Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-21T13:13:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-21T13:13:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mela Santika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mela Santika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mela Santika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/35afcb9f7cbcf882c02105bdb58eae57\"},\"headline\":\"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?\",\"datePublished\":\"2024-08-21T13:13:04+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T13:13:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/\"},\"wordCount\":425,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/instagram.clinic-project-10.webp\",\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/\",\"name\":\"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/instagram.clinic-project-10.webp\",\"datePublished\":\"2024-08-21T13:13:04+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T13:13:06+00:00\",\"description\":\"Wajah berkeringat setelah pakai krim temulawak? Bukan cuma kamu! Cari tahu penyebabnya dan cara mengatasinya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/instagram.clinic-project-10.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/instagram.clinic-project-10.webp\",\"width\":1200,\"height\":630,\"caption\":\"wajah berkeringat setelah memakai cream temulawak\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"width\":847,\"height\":294,\"caption\":\"Instaglam Klinik Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/35afcb9f7cbcf882c02105bdb58eae57\",\"name\":\"Mela Santika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mela Santika\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/author\\\/mela-santika\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?","description":"Wajah berkeringat setelah pakai krim temulawak? Bukan cuma kamu! Cari tahu penyebabnya dan cara mengatasinya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?","og_description":"Wajah berkeringat setelah pakai krim temulawak? Bukan cuma kamu! Cari tahu penyebabnya dan cara mengatasinya di sini.","og_url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/","og_site_name":"Instaglam Klinik Artikel","article_published_time":"2024-08-21T13:13:04+00:00","article_modified_time":"2024-08-21T13:13:06+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Mela Santika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mela Santika","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/"},"author":{"name":"Mela Santika","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/35afcb9f7cbcf882c02105bdb58eae57"},"headline":"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?","datePublished":"2024-08-21T13:13:04+00:00","dateModified":"2024-08-21T13:13:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/"},"wordCount":425,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.webp","articleSection":["Blog"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/","name":"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.webp","datePublished":"2024-08-21T13:13:04+00:00","dateModified":"2024-08-21T13:13:06+00:00","description":"Wajah berkeringat setelah pakai krim temulawak? Bukan cuma kamu! Cari tahu penyebabnya dan cara mengatasinya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.webp","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.webp","width":1200,"height":630,"caption":"wajah berkeringat setelah memakai cream temulawak"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wajah-berkeringat-setelah-pakai-krim-temulawak-apa-penyebabnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wajah Berkeringat Setelah Pakai Krim Temulawak: Apa Penyebabnya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","name":"Instaglam Klinik Artikel","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization","name":"Instaglam Klinik Artikel","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","width":847,"height":294,"caption":"Instaglam Klinik Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/35afcb9f7cbcf882c02105bdb58eae57","name":"Mela Santika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mela Santika"},"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/author\/mela-santika\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9264","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9264"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9264\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9266,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9264\/revisions\/9266"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9264"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9264"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9264"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}