{"id":9443,"date":"2024-08-27T11:50:50","date_gmt":"2024-08-27T04:50:50","guid":{"rendered":"https:\/\/instaglam.clinic\/?p=9443"},"modified":"2024-08-27T11:50:52","modified_gmt":"2024-08-27T04:50:52","slug":"uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/","title":{"rendered":"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>UVA vs UVB: Musuh Tak Terlihat yang Mengancam Kulit Anda<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa kulit kita bisa terbakar, kusam, bahkan muncul kerutan? Salah satu penyebab utama adalah paparan sinar matahari, khususnya sinar ultraviolet (UV) yang terdiri dari UVA dan UVB. Meskipun keduanya berasal dari matahari, namun UVA dan UVB memiliki karakteristik dan dampak yang berbeda pada kulit.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Apa itu Sinar UVA dan UVB?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sinar UVA:<\/strong> Sinar UVA memiliki panjang gelombang yang lebih panjang dan dapat menembus lapisan kulit yang lebih dalam, yaitu dermis. Sinar ini bertanggung jawab atas penuaan dini kulit, seperti munculnya kerutan, garis halus, dan bintik-bintik hitam. Selain itu, UVA juga dapat merusak kolagen dan elastin, yang membuat kulit kehilangan elastisitasnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sinar UVB:<\/strong> Sinar UVB memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dan terutama mempengaruhi lapisan epidermis, yaitu lapisan kulit paling luar. Sinar UVB adalah penyebab utama kulit terbakar, kemerahan, dan dapat meningkatkan risiko kanker kulit.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/\">Perawatan kulit wajah terbaik hanya di instaglam clinic<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Perbedaan Dampak UVA dan UVB<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Fitur<\/td><td>Sinar UVA<\/td><td>Sinar UVB<\/td><\/tr><tr><td>Panjang gelombang<\/td><td>Lebih panjang<\/td><td>Lebih pendek<\/td><\/tr><tr><td>Lapisan kulit yang terpengaruh<\/td><td>Dermis (lapisan dalam)<\/td><td>Epidermis (lapisan luar)<\/td><\/tr><tr><td>Dampak utama<\/td><td>Penuaan dini (kerutan, bintik hitam)<\/td><td>Kulit terbakar, kanker kulit<\/td><\/tr><tr><td>Waktu aktif<\/td><td>Sepanjang hari, bahkan menembus kaca<\/td><td>Terkuat saat tengah hari<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Bahaya Sinar UVA dan UVB bagi Kulit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kanker kulit:<\/strong> Paparan sinar UV dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker kulit, termasuk melanoma yang sangat berbahaya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penuaan dini:<\/strong> Sinar UV merusak kolagen dan elastin, menyebabkan kulit menjadi kendur, muncul kerutan, dan kehilangan elastisitas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hiperpigmentasi:<\/strong> Paparan sinar UV dapat memicu produksi melanin berlebih, menyebabkan munculnya bintik hitam dan warna kulit tidak merata.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Imunosupresi:<\/strong> Sinar UV dapat menekan sistem kekebalan tubuh kulit, membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><strong>Cara Melindungi Kulit dari Sinar UVA dan UVB<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Gunakan sunscreen:<\/strong> Pilih sunscreen dengan spektrum luas yang melindungi dari UVA dan UVB. Aplikasikan secara teratur, terutama sebelum beraktivitas di luar ruangan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kenakan pakaian pelindung:<\/strong> Gunakan pakaian yang menutupi kulit, seperti kemeja lengan panjang, celana panjang, dan topi lebar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hindari sinar matahari langsung:<\/strong> Batasi waktu berada di bawah sinar matahari langsung, terutama saat matahari sedang terik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan kacamata hitam:<\/strong> Pilih kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV untuk melindungi mata dan kulit di sekitar mata.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penting untuk diingat bahwa perlindungan terhadap sinar matahari harus dilakukan secara rutin dan konsisten, bahkan pada hari-hari yang mendung.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga : <a href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/efek-samping-minum-obat-setelah-makan-pedas-mitos-atau-fakta\/\">Efek Samping Minum Obat Setelah Makan Pedas: Mitos atau Fakta?<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UVA vs UVB: Musuh Tak Terlihat yang Mengancam Kulit Anda Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa kulit kita bisa terbakar, kusam, bahkan muncul kerutan? Salah satu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9445,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"UVA dan UVB: Apa bedanya dan mengapa keduanya berbahaya bagi kulit? Kenali musuh tak terlihat yang menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"UVA dan UVB: Apa bedanya dan mengapa keduanya berbahaya bagi kulit? Kenali musuh tak terlihat yang menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Instaglam Klinik Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-27T04:50:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-27T04:50:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"567\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mela Santika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mela Santika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mela Santika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/35afcb9f7cbcf882c02105bdb58eae57\"},\"headline\":\"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?\",\"datePublished\":\"2024-08-27T04:50:50+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-27T04:50:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/\"},\"wordCount\":401,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/instagram.clinic-project-10.jpg\",\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/\",\"name\":\"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/instagram.clinic-project-10.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-27T04:50:50+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-27T04:50:52+00:00\",\"description\":\"UVA dan UVB: Apa bedanya dan mengapa keduanya berbahaya bagi kulit? Kenali musuh tak terlihat yang menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/instagram.clinic-project-10.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/instagram.clinic-project-10.jpg\",\"width\":1080,\"height\":567},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"Instaglam Klinik Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png\",\"width\":847,\"height\":294,\"caption\":\"Instaglam Klinik Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/35afcb9f7cbcf882c02105bdb58eae57\",\"name\":\"Mela Santika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Mela Santika\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/instaglam.clinic\\\/artikel\\\/author\\\/mela-santika\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?","description":"UVA dan UVB: Apa bedanya dan mengapa keduanya berbahaya bagi kulit? Kenali musuh tak terlihat yang menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?","og_description":"UVA dan UVB: Apa bedanya dan mengapa keduanya berbahaya bagi kulit? Kenali musuh tak terlihat yang menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit.","og_url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/","og_site_name":"Instaglam Klinik Artikel","article_published_time":"2024-08-27T04:50:50+00:00","article_modified_time":"2024-08-27T04:50:52+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":567,"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mela Santika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mela Santika","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/"},"author":{"name":"Mela Santika","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/35afcb9f7cbcf882c02105bdb58eae57"},"headline":"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?","datePublished":"2024-08-27T04:50:50+00:00","dateModified":"2024-08-27T04:50:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/"},"wordCount":401,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.jpg","articleSection":["Blog"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/","name":"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.jpg","datePublished":"2024-08-27T04:50:50+00:00","dateModified":"2024-08-27T04:50:52+00:00","description":"UVA dan UVB: Apa bedanya dan mengapa keduanya berbahaya bagi kulit? Kenali musuh tak terlihat yang menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/#primaryimage","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.jpg","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/instagram.clinic-project-10.jpg","width":1080,"height":567},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/uva-vs-uvb-apa-bedanya-dan-bahayanya-bagi-kulit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"UVA vs UVB: Apa Bedanya dan Bahayanya Bagi Kulit?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#website","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","name":"Instaglam Klinik Artikel","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#organization","name":"Instaglam Klinik Artikel","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/cropped-logo-01-removebg-preview-1.png","width":847,"height":294,"caption":"Instaglam Klinik Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/#\/schema\/person\/35afcb9f7cbcf882c02105bdb58eae57","name":"Mela Santika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/21e18e163266155472984f3dbb284242c5fae3ec41c8e1d1154964a12e892657?s=96&d=mm&r=g","caption":"Mela Santika"},"url":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/author\/mela-santika\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9443"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9443\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9446,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9443\/revisions\/9446"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/instaglam.clinic\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}