Logo Instaglam clinic

Mesotherapy Manfaat Proses dan Efek Samping yang Perlu Diketahui untuk Perawatan Kulit dan Rambut

69uSEABAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAADvBiJPAAGzqU2aAAAAAElFTkSuQmCC

Pengertian Mesotherapy: Teknik Perawatan Kulit Berbasis Suntik

Mesotherapy merupakan prosedur medis estetika yang berasal dari Prancis, dikembangkan sejak tahun 1950-an oleh dokter Georges Catelle. Teknik ini melibatkan penyuntikan mikro dosis bahan aktif—seperti vitamin, mineral, enzim, antioksidan, dan asam amino—langsung ke lapisan dermis kulit. Berbeda dengan perawatan topikal, mesotherapy mampu membawa nutrisi secara langsung ke area target, meningkatkan efektivitas penyerapan. Tujuannya menciptakan respon biologis lokal yang mendorong regenerasi sel, peningkatan elastisitas, dan pembentukan kolagen baru.

Manfaat Mesotherapy: Peremajaan Kulit hingga Mengatasi Rambut Rontok

Salah satu alasan mesotherapy semakin populer adalah beragam manfaatnya yang melampaui penampilan estetika. Terapi ini dikenal efektif dalam mengatasi berbagai kondisi kulit dan rambut. Antara lain:

  • Hydrasi mendalam: Meningkatkan kadar air dalam dermis, mengurangi kekeringan dan tekstur kasar.
  • Reduksi tanda penuaan: Mengurangi keriput halus dan garis halus—terutama di sekitar mata dan dahi.
  • Peningkatan elastisitas: Merangsang produksi kolagen dan elastin, membantu mengencangkan kulit wajah dan tubuh.
  • Perawatan selulit: Memecah akumulasi lemak subkutan melalui stimulasi metabolisme lokal.
  • Terapi alopecia: Diklaim membantu memperlambat kebotakan dengan menyuntikkan bahan yang mengaktifkan folikel rambut.

Ketahanan tubuh terhadap stres oksidatif dan perbaikan sirkulasi darah pun turut mendapat manfaat, menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang mengalami kulit lelah atau rambut yang rapuh.

Prosedur Mesotherapy: Apa yang Terjadi Selama Sesi Perawatan?

Prosedur mesotherapy dilakukan oleh tenaga medis profesional dalam lingkungan steril. Langkah-langkahnya mencakup:

  1. Pemeriksaan kulit dan anamnesa pasien.
  2. Pembersihan area target dengan antiseptik.
  3. Pemberian anestesi topikal jika diperlukan untuk mengurangi rasa sakit.
  4. Penyuntikan mikro menggunakan jarum sangat halus (biasanya 0,5–1,5 mm).
  5. Pemantauan pasca-suntik untuk memastikan tidak ada reaksi tidak diinginkan.

Durasi satu sesi berkisar antara 30 hingga 45 menit. Pasien biasanya membutuhkan 6 hingga 8 sesi dalam interval mingguan untuk hasil optimal. Efek samping ringan seperti memerah, bengkak kecil, atau sensasi seperti tersengat listrik bisa muncul, tetapi biasanya hilang dalam 24 jam.

Apakah Mesotherapy Lebih Baik dari Microneedling?

Mesotherapy dan microneedling sama-sama menargetkan perbaikan kulit, namun mekanisme kerjanya berbeda. Mesotherapy bersifat farmakologis—memasukkan zat aktif langsung ke dermis. Sementara itu, microneedling mengandalkan trauma mikro untuk memicu proses penyembuhan alami tubuh, yang menstimulasi produksi kolagen.
Dalam penilaian klinis, microneedling lebih unggul dalam mengatasi kerutan dalam dan tekstur kulit kasar karena mampu merangsang respon jaringan secara lebih intensif. Mesotherapy justru lebih efektif untuk kondisi spesifik seperti dehidrasi berat, pigmentasi, dan penumbuhan rambut. Keduanya komplementer, dan dalam beberapa kasus dikombinasikan untuk hasil maksimal.

Berapa Lama Hasil Mesotherapy Bertahan?

Hasil mesotherapy umumnya bertahan antara 12 hingga 18 bulan setelah menyelesaikan program ketentuan 6-8 sesi. Dukungan gaya hidup sehat—termasuk asupan nutrisi, tidur cukup, dan perlindungan sinar UV—mempengaruhi durasi efek. Untuk mempertahankan hasil, disarankan melakukan perawatan pemeliharaan (top-up) setiap 3 hingga 5 bulan. Interupsi proses bisa mengurangi akumulasi kolagen dan menyebabkan penurunan kualitas kulit lebih cepat.

Risiko dan Efek Samping Mesotherapy

Meskipun aman jika dilakukan oleh profesional, mesotherapy berisiko jika tidak dikerjakan dengan standar sterilisasi. Komplikasi yang mungkin muncul meliputi infeksi, reaksi alergi terhadap injeksi, hiperpigmentasi, atau pembekuan darah lokal. Penting untuk memastikan bahwa zat yang digunakan telah teruji keamanannya dan bahwa alat suntik sekali pakai. Pasien dengan gangguan pembekuan darah, kehamilan, atau infeksi kulit aktif sebaiknya menghindari prosedur ini.

Gaya Hidup dan Pemeliharaan Optimal Pasca-Terapi

Perawatan kulit setelah mesotherapy bukan hanya soal pelembap atau tabir surya—tetapi juga konsumsi larutan nutrisi seperti vitamin C dan E, kandungan antioksidan, serta hidrasi optimal. Kurangi paparan sinar UV, hindari penggunaan produk keras, dan jagalah kebersihan area yang disuntik. Dengan pendekatan holistik, manfaat mesotherapy pun akan terasa lebih berkelanjutan dan bermakna.

Post a comment